Selasa, 28 Agustus 2012

Beranda » ~Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya~

~Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya~

Dua orang malaikat berkunjung ke rumah sebuah keluarga kaya. 
Keluarga itu sangat kasar dan tidak mengijinkan kedua malaikat itu 
bermalam di ruang tamu yang ada di rumahnya. 
Malaikat tersebut ditempatkan pada sebuah kamar berukuran kecil yang ada 
di basement. Ketika malaikat itu hendak tidur, malaikat yang lebih tua 
melihat bahwa dinding basement itu retak. 
Kemudian malaikat itu memperbaikinya sehingga retak pada dinding basement 
itu lenyap. 
Ketika malaikat yang lebih muda bertanya mengapa ia melakukan hal itu, 
malaikat yang lebih tua menjawab, “Sesuatu tidak selalu kelihatan 
sebagaimana adanya”. 

Malam berikutnya, kedua malaikat itu beristirahat di rumah satu keluarga 
petani miskin tetapi sangat ramah. 
Setelah membagi sedikit makanan yang petani itu punyai, petani itu 
mempersilahkan kedua malaikat untuk istirahat di tempat tidurnya. 
Ketika matahari terbit keesokkan harinya, malaikat menemukan bahwa petani 
itu dan isterinya sedang menangis sedih karena sapi mereka yang merupakan 
sumber pendapatan satu-satunya bagi mereka terbaring mati. 
Malaikat yang lebih muda merasa geram. Ia bertanya kepada malaikat yang 
lebih tua, “Mengapa kau membiarkan hal ini terjadi? Keluarga yang 
pertama memiliki segalanya, tapi engkau menolong menambalkan dindingnya 
yang retak. Keluarga ini hanya memiliki sedikit tetapi walaupun demikian 
mereka bersedia membaginya dengan kita. Mengapa engkau membiarkan 
sapinya mati?” 
Malaikat yang lebih tua menjawab, “Sesuatu tidak selalu kelihatan 
sebagaimana adanya”. 
“Ketika kita bermalam di basement, aku melihat ada emas tersimpan di 
lubang dalam dinding itu. Karena pemilik rumah sangat tamak dan tidak 
bersedia membagi hartanya, aku menutup dinding itu agar ia tidak 
menemukan emas itu.” 
“Tadi malam ketika kita tidur di ranjang petani ini, malaikat maut datang 
untuk mengambil nyawa isterinya. Aku memberikan sapinya agar malaikat 
maut tidak jadi mengambil isterinya.” “Sesuatu tidak selalu kelihatan 
sebagaimana adanya”. 

Kadang-kadang itulah yang kita rasakan ketika kita berpikir bahwa 
sesuatu tidak seharusnya terjadi. Jika kita mempunyai iman, kita 
hanya perlu percaya sepenuhnya bahwa semua hal yang terjadi adalah demi 
kebaikan kita. 
Kita mungkin tidak menyadari hal itu sampai saatnya tiba…
source : kisahmotivasihidup.blogspot.com
repost by : tersedunia.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.