Selasa, 28 Februari 2012

Beranda » CIRI-CIRI IKAN SAKIT

CIRI-CIRI IKAN SAKIT

CIRI-CIRI IKAN SAKIT
Definisi penyakit dalam patologi(ilmu cacat) ikan Penyakit diartikan sebagai suatu keadaan fisik, morfologi, dan atau fungsi yang mengalami perubahan dari kedaan normal karena beberapa penyebab, dan terbagi atas dua kelompok yaitu penyebab dari dalam (internal) dan luar (eksternal). Penyakit ikan umumnya adalah eksternal.
Penyakit eksternal :
  • Penyakit viral
  • Penyakit jamur
  • Penyakit bakterial
Ikan Sehat Secara Eksternal

Secara umum, ikan sehat secara penampakan luar ( eksternal ) selalu bergerak aktif. Ikan memiliki sifat reotaksis positif dan negative. Ikan sehat selalu memiliki nafsu makan yang tinggi. Dengan begitu, asupan nilai gizi yang diperlukan tubuh ikan untuk proses kehidupannya bisa terpenuhi secara maksimal. Pertumbuhan akan baik, reproduksi, pencernaan, serta segala system yang bekera pada fungsi kehidup ikan akan berlangsung dengan baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk melihat suatu ikan, apakah dalam keadaan sakit atau tidak.

  • Warna kulit yang cerah, tidak berselaput ataupun mengeluarkan lendir yang berlebihan. 
  • Warna kulit yang mengkilap/hitam menandakan kedaan ikan yang tidak sehat. Garis hitam vertical/stress bar yang sangat menyolok/tegas menandakan ikan dalam kedaan stress yang berat. Stress bar ini tidak menentukan sakit tidaknya seekor ikan, tetapi sebagai parameter kedaan ikan akibat kaget, atau kedaan lingkungan yang tidak cocok bagi ikan. Banyak jenis ikan yang menunjukkan stress-bar nya dengan jelas.
  • Sisik pada ikan yang bersih dan tidak terkelupas, tidak berbintik putih dan berlendir terlalu banyak. Sirip ikan haruslah terlihat bersih dan lengkap. Sirip yang sobek, rusak, berjamur menandakan ikan tidak sehat. Biasanya pada sirip ikan sering terserang fin rot. Sirip yang tidak cacat dan seimbang akan membuat bentuk ikan indah dipandang.
  • Warna mata yang bening, tidak berselaput ataupun berbintik putih. Bola mata yang tidak terlalu mencolok keluar seperti ban radial. Mata demikian disebut pop eye yang disebabkan kedaan air yang jelek, dan ikan terjangkit intestinal bakteri. Ukuran mata yang terlalu besar pada ikan yang berukuran kecil menandakan ikan tersebut terhambat pertumbuhannya atau biasa disebut bantet/ kontet. Selain itu mata yang hitam dapat diakibatkan oleh penyakit internal dan terlalu lama terkena kontaminasi obat-obatan dalam jangka lama.
  • Bentuk tubuh ikan yang ideal, tidak kurus yang nampak dari ketebalan dahi/ jidat. ikan yang tidak cacat fisik, biasanya terlihat dari depan/ muka dimana sisi kiri dan kanan terlihat sama. Mulut ataupun bagian tubuh lainnya tidak ada yang lebih ke kiri/ ke kanan.
  • Cara bernafas yang berirama teratur, dimana kedua insang membuka dan menutup bersamaan, tanpa ada yang lebih besar membukaya ataupun bernafas hanya dengan satu insang. Biasanya ikan yang bernafas dengan satu insang terjangkit Gill Fluke Dactylogyrus atau kutu insang. Tutup insang rata menutupi insang, tidak pendek dan tidak menganga terbuka. Ikan yang sehat umumnya tidak takut terhadap manusia yang melihatnya. ikan yang baik dan sehat biasanya akan segera mendekat dengan cepat, mengira akan diberi makan. Selain itu ikan yang sehat umumnya tidak menyendiri, tertapi berbaur dengan teman-temannya.
  • Umumnya ikan yang sehat, gaya berenangnya tenang, tidak tersendat-sendat. ikan yang suka menggesekkan bagian tubuhnya ke alat-alat atau benda sekitarnya, umumnya terserang parasit.

keterangan lain tentang Ciri CIRI ikan yang sehat
  1. Organon-visus (mata) jernih dan cerah
  2. Kulit sedikit berlendir
  3. Gerak refleks baik
  4. Gerakan lincah
  5. Warna ikan cerah
  6. Bagian ventral (perut) tubuh
  7. Bagian cauda (ekor) horizontal atau terangkat keatas
  8. Ikan Sehat Secara Internal
  9. Insang berwarna merah hati . Menyerap oksigen dan mengeluarkan carbondioksida.
  10. biasanya dia menyendiri dan melipat ekor. Misalnya ikan yang sakit ulcer/ borok, masih berenang   renang dengan aktif dan makannya juga banyak.
  11. Badan ikan berjamur, jambul rusak/ bolong.
  12. Badan ikan kena parasit/kutu, white spot.
  13. Malas, tidak mau makan. Cirri-ciri penyakit ini biasanya karena ikan tersebut sedang stress.
  14. bintik-bintik merah pada seluruh permukaan tubuh dan sirip, timbul luka pada permukaan tubuh. Cirri-ciri ini muncul pada ikan yang tersetang Carp Erithrodermatitis.
  15. Pembengkakan kulit, penonjolan pada kulit di pangkal ekor. Ikan Sakit Secara Internal
    Penyakit ni dikarenakan oleh suhu yang tidak seuai dengan tubuh ikan.
  16. Terbentuk lapisan coklat pada insang karena adanya necrosis pada lapisan epitheliumnyaakibat protein dalam keadaan masam.

Sebab  ikan menjadi sakit
  • Karena keracunan zat besi, abonemen ikan bewarna kecoklatan.
  • Kekurangan asam lemak pada nutrisi ikan menyebabkan terjadinya degenerasi lemak pada hati.
  • Ikan yang terkena infectious dropsy, memiliki cirri-ciri bagian perut menggelembung, berisi cairan berwarna kuning. Insang meradang. Terjadi pendarahan pada organ tubuh.
  • Ikan yang terkena collumnaris diseases, berciri-ciri terdapat bercak putih pada sel integument. Lamella insang telah dimakan oleh bakteri sehingga pernafasan ikan menjadi terganggu.
  • Spring viremia of carp menyebabkan cedera pada ginjal, hati, dan gelembung renang.
  • Limphocistis ( pembengkakan sel kulit ikan ) menyebabkan luka yang kronis ( tumor otak ) berwarna putih atau kemerahan, kemudian menjadi haemorhagic.
  • Infectious haemopoietic necrosis menyebabkan necrosis(kematian lokal sel hidup (dari infeksi atau gangguan pasokan darah)  local pada ginjal, lmpha dan hati. Selain itu, adanya pop eye, akumulasi cairan pada rongga tubuh, usus membengkak, insang menjadi pucat, bintik-bintik haemorhagic pada mulut, dasar sirip dan organ dalam.

Ciri-ciri ikan Yang Sehat
  1. Warna ikan cerah
  2. Metode yang digunakan untuk menentukan Derajat Kesehatan Ikan antara lain:
  3. Escape reflex
  4. Ikan diganggu dengan ketukan, bayangan atau illuminasi (penyinaran yang kuat dan mendadak), ikan yang sehat akan bergerak lebih cepat dan bersifat malu-malu.
  5. Ikan diletakkan pada suatu bidang datar, maka ikan yang sehat akan menggelepar dengan interval tertentu.
  6. Ikan dipegang pada bagian caput, maka ikan yang sehat akan mengangkat pinna caudalis-nya dan mengembangkannya seperti kipas, serta bagian ventral tubuhnya akan mendatar.
  7. Ikan dipegang pada posisi horizontal dengan bagian dorsal disisi atas. Ikan diputar sepanjang sumbu longitudinal ke kanan atau ke kiri, maka ikan yang sehat akan mempertahankan pupil matanya pada posisi awal (keadaan semula). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.